Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bappenas) bersama Perum Bulog kembali menyalurkan bantuan pangan non tunai (BPNT) berupa beras 10 kg dan minyak goreng 2 liter kepada jutaan keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.
Penyaluran bansos ini menjadi bagian dari program perlindungan sosial yang rutin diberikan untuk meringankan beban masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya di tengah fluktuasi harga bahan pokok menjelang akhir tahun 2025.
Berdasarkan informasi dari berbagai sumber resmi, program BPNT Oktober sampai November 2025 telah dimulai sejak awal Oktober dan akan berlangsung secara bertahap.
Pada tahap awal, tercatat sekitar 1,7 juta KPM sudah mulai menerima beras bantuan, setiap KPM berhak mendapatkan 10 kg beras per bulan, dengan mekanisme penyaluran bisa diberikan sekaligus 20 kg untuk dua bulan (Oktober dan November).
dan pada hari ini Sabtu 13 Desember 2025 Pemerintah Desa Banyumulek mulai menyalurkan bantuan pangan non tunai (BPNT) berupa beras dan minyak goreng kepada masyarakat penerima manfaat di Desa Banyumulek yang di pimpin langsung Oleh Kepala Desa Banyumulek H. Jamiludin, S.IP dan di dampingi oleh Kasi Kesra sodara Mu`aidi Abdillah dan beberapa staf pembantu untuk melayani masyarakat penerima manfaat.