Desa Wisata Banyumulek

Hari Libur Nasional

Wafat Yesus Kristus (Good Friday)

  • Hari
  • Jam
  • Menit
  • Detik
Info
Selamat datang di Website Resmi Desa Wisata Banyumulek Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat Provinsi Nusa Tenggara Barat

Berita Desa Wisata

Komentar Terbaru

Kategori

Gerabah dan Tembikar Banyumulek merupakan produksi desa tradisional Banyumulek yang hanya beberapa kilo meter saja dari kota Mataram (7 km) ke arah selatan, wilayahnya masuk ke dalam wilayah kabupaten Lombok Barat.

Sudah dikenal oleh masyarakat sekitar sebagai daerah pengrajin tembikar dan Gerabah nah jujur saja saya belum tahu mengenai asal ke dua kata tersebut.

Perbedaan Gerabah dan Tembikar

Apakah gerabah itu bahasa daerah Lombok dan kata tembikar adalah bahasa Indonesia tapi ada yang berpendapat kalau sebutan Gerabah itu untuk hasil kerajinan tanah kemudian dibakar lalu setelah jadi dipergunakan untuk alat-alat dapur.

Untuk Sebutan Tembikar itu untuk hasil pekerjaan kerajinan tanah kemudian dibakar untuk keperluan ornamen atau hiasan seperti Pot, Fast bunga, Asbak, hiasan dinding, guci dan lain sebagainya.

OK, di mana era sebelum merambahnya pariwisata di Lombok pengrajin tembikar desa Banyumulek hanya merupakan pengrajin tradisional yang membuat gerabah dengan bentuk dan model sesuai tuntutan masyarakat sekitar untuk keperluan perlengkapan dapur.

Seperti halnya: Jangkih atau tungku untuk memasak, Sigon atau wajan (penggorengan), Kemik atau  panci untuk memasak, Ceret atau kocor untuk minum, Bong atau kendi tempat menaruh air untuk mandi dan cuci kaki, Selao atau kendi untuk menampung air untuk memasak di dapur.

Pemasaran Gerabah dan Tembikar Banyumulek

pengrajin Gerabah dan Tembikar
Pengrajin gerabah wanita Banyumulek yang selalu ramah

Semua hasil produksi bersifat milik perorangan yang dikerjakan secara rutin setiap hari oleh penduduk masyarakat desa Banyumulek

Gerabah setelah jadi kemudian dipasarkan ke pasar tradisional terdekat atau diasong ke desa tetangga dengan menggunakan sepeda pancal atau dipikul, bahkan pemasarannya sampai ke kota Mataram.

Kini fenomena seperti itu sudah berlalu di telan masa walaupun sampai saat ini masih kita lihat sebagian masyarakat Banyumulek masih ada yang berkeliling memikul hasil kerajinannya.

Untuk dijual ditawarkan dari pintu ke pintu terutama seperti pot bunga yang sudah difinishing dengan bentuk yang lebih memikat.

penjaja Gerabah & Tembikar
Pemasaran gerabah ke kampung-kampung tradisional

Ada juga sebagian yang memikul pot bunga dengan bunganya langsung tapi lebih sering kita lihat diasong dengan sepeda pancal dan kini kerajinan tembikar desa Banyumulek sudah bergeser secara fungsi alias naik gengsi tidak untuk  dijadikan keperluan alat-alat dapur atau perabot rumah tangga lainnya lagi. Kini kerajinan gerabah Banyumulek sudah menjadi konsumsi pariwisata dan di produksi secara besar-besaran dengan diikuti oleh model dan inovasi desain yang cukup memikat untuk para pelancong.

Kerajinan Ini di Mata Wisatawan Asing

Pelancong yang datang secara khusus untuk melihat sisi corak dan seni yang ditampilkan oleh para pengrajin-pengrajin desa Banyumulek.

Bahkan peminatnya banyak yang dipesan untuk diekspor ke negara-negara berkembang terutama Eropa dan Amerika atau bisa dibilang kerajinan tembikar Banyumulek “Go Internasional.”

aneka Gerabah & Tembikar
Tembikar Banyumulek untuk keperluan interior rumah dan kantor

Tentu yang kita maksudkan bukan Gerabah seperti yang dijual di pasar tradisional tadi kini Gerabah Desa Banyumulek sudah dikombinasikan dan dikembangkan menjadi ribuan bentuk, model dan desain.

Difinishing dengan beragam macam motif dengan teknis yang dikombinasikan dengan anyaman Ketak, semacam bahan anyaman jenis tumbuhan semak yang mempunyai tekstur seperti benang tapi lebih besar namun sangat alot dan kuat untuk dianyam.

Setelah dianyam pada bagian luar dari tembikar akan diberikan cairan pernis atau cairan lain untuk memberi kesan klasik atau kuno tentu model yang ditawarkan ke pelanggan.

Lebih berorientasi pada kebutuhan untuk interior dan exterior rumah mewah, kantor dan sebagainya yang bisa diletakkan di atas bufet, di pojok teras rumah atau pun kantor.

Yang bentuknya pipih untuk hiasan dinding, ada juga untuk keperluan tempat menaruh buah-buahan, alas panci di atas meja makan dan ada juga untuk menempatkan lilin bahkan lampu listrik agar terlihat unik.

pengeringan tembikar
Proses penjemuran Tembikar di halaman rumah masing-masing

Tembikar desa Banyumulek sekarang sudah sangat berkembang untuk mendukung pariwisata sebagai destinasi tujuan pariwisata kerajinan tradisional Lombok.

Terutama bagi kalangan masyarakat Eropa sungguh ingin tahu untuk membandingkan era teknologi yang berkembang di negaranya dengan sistim produksi yang sangat mendasar dan tradisional.

Saat ini ketersediaan material bahan tanah liat yang ada sudah menjadi masalah baru karena banyaknya permintaan produksi.

Permintaan tidak saja dari luar negeri tetangga pulau sebelah pun seperti Bali memajang di art shop yang ada di Bali dengan tampilan brand Bali.

Padahal barang tersebut berasal dari desa Banyumulek, ketersediaan material tanah harus dibeli dari kecamatan lain, bahkan dari lokasi yang sangat jauh di daerah Sekotong.

Hingga pembuatan Tembikar menimbulkan biaya produksi menjadi naik dan harga jual pun jadi meningkat.

Proses Pembuatan Gerabah Desa Banyumulek

Menumbuk Material
Proses menumbuk tanah liat sebelum diayak

Sering sekali kita dengar gerabah dan tembikar yang berbahan dasar dari tanah liat yang dibuat dengan melalui proses yang cukup rumit dan menjelimet dengan proses dengan cara dijemur dulu berminggu-minggu.

Untuk menghasilkan kualitas material tanah yang bagus untuk proses pembuatan tembikar, ditumbuk hingga halus kemudian diayak, selanjutnya diendapkan dengan cara diberikan air.

Untuk beberapa hari setelah itu barulah ke tahap proses pembentukan model sesuai bentuk yang diinginkan atau sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan.

Kemudian setelah itu barulah hasil yang sudah dibentuk dijemur dengan cara diangin-anginkan atau dengan kata lain dijemur dengan tidak ditaruh di bawah terik matahari untuk beberapa hari sambil mempersiapkan proses pembakaran.

tungku Pembakaran
Tempat pembakaran Gerabah atau Tembikar secara kolektif

Dengan menggunakan bahan bakar jerami kering yang tempat proses pembakaran di desa Banyumulek sudah ditempatkan secara kolektif di beberapa tempat dengan bangunan yang sudah disediakan oleh aparat desa dengan didukung oleh pihak departemen pariwisata.

Untuk lebih jelasnya mari datang ke desa Banyumulek untuk melihat secara langsung proses cara pembuatan nya hingga proses finishing bisa Anda lihat di desa Banyumulek.

Tentu masyarakat sudah terbiasa dengan hal semacam ini jika seseorang atau kelompok yang datang berkunjung ke lokasi ini terutama para wisatawan yang dengan sengaja datang ingin melihat proses pembuatan gerabah jangan sungkan untuk menyapa juga bisa bertanya ke penduduk setempat.

proses pembentukan
Suasana kegiatan pengrajin bekerja di depan rumah masing-masing

Dengan mengeksplorasi kampung mereka yang sederhana ini dari pintu ke pintu, hampir setiap rumah mengerjakan pembuatan tembikar, terutama proses membentuk dengan cara memutar alat sederhana tempat menaruh atau mendudukkan bahan material tanah yang untuk digunakan menjadi mesin manual yang sangat sederhana.

Dibentuk sesuai permintaan yang diinginkan atau untuk stok produksi, kemudian setelah terbentuk akan dijemur di depan halaman rumah sebelum dilanjutkan ke proses pembakaran.

Tentu dengan memperhatikan jadwal giliran karena proses pembakaran berlokasi jauh dari pemukim agar efek bahaya atau pun asap pembakaran bisa dihindari dan digunakan secara kolektif di satu tempat yang sudah ditentukan oleh aparat desa.

Semoga bermanfaat bagi Pembaca.

Beri Komentar

Desa Wisata

4,370

LAKI-LAKI

LAKI-LAKI 4,370 penduduk

4,399

PEREMPUAN

PEREMPUAN 4,399 penduduk

8,769

JUMLAH

0

BELUM MENGISI

8,769

TOTAL

TOTAL 8,769 penduduk

Layanan
Mandiri

Hubungi Pemerintah Desa untuk mendapatkan PIN

Pemerintah Desa

Kepala Desa

H. JAMILUDIN, S.IP

Sekretaris

MANSYUR

Kaur Perencanaan

AHMAD SUJAI

Kasi Pemerintahan

MUHAMMAD ZAKARIA

Kaur Umum dan Tata Usaha

SYAMSUL HADI

Kasi Kesejahtraan

MUADI ABDILLAH

Kaur Keuangan

SITI FAIZAH, S.E.Sy.

Kasi Pelayanan

NISWATUL IZZAH, S.H

Operator Desa

SITI MUTAAH

Staf Pembantu Desa

SALAMUN HADI

Kepala Kewilayahan Kerangkeng Timur

DEDI SARDI RUMANSYAH

Kepala Kewilayahan Kerangkeng Barat

MUHAMMAD SYAFRULLAH

Kepala Kewilayahan Gubuk Baru

AHMAD HASAN AZHARI

Kepala Kewilayahan Dasan Tawar

H. TONI SUSILAFUDIN, S.Pd

Kepala Kewilayahan Banyumulek Timur

ZAMRONI HARIYADI

Kepala Kewilayahan Mekarsari

SAMSUL HALID

Kepala Kewilayahan Karang Pande

MUHAMAD

Kepala Kewilayahan Pengodongan

MURSAN

Kepala Kewilayahan Banyumulek Barat

MUHAMMAD

Kepala Kewilayahan Muhajirin

AHMD SUJAI, S.M

Menu Kategori
Agenda

Untuk sementara, belum ada agenda yang akan dilaksanakan.

Komentar
Statistik Pengunjung
Hari ini : 111
Kemarin : 36
Total Pengunjung : 2.552
Sistem Operasi : Unknown Platform
IP Address : 216.73.216.213
Browser : Mozilla 5.0
Tema Pro : DeNava v110.03
Menu Kategori
Agenda

Untuk sementara, belum ada agenda yang akan dilaksanakan.

Komentar
Statistik Pengunjung
Hari ini : 111
Kemarin : 36
Total Pengunjung : 2.552
Sistem Operasi : Unknown Platform
IP Address : 216.73.216.213
Browser : Mozilla 5.0
Tema Pro : DeNava v110.03

Transparansi Anggaran

APBD 2026 Pelaksanaan

Pendapatan

Realisasi | Anggaran

Rp. 1.306.385.210,00 Rp. 1.306.385.210,00

100%

Belanja

Realisasi | Anggaran

Rp. 1.341.558.101,00 Rp. 1.341.558.101,00

100%

Pembiayaan

Realisasi | Anggaran

Rp. 38.097.890,00 Rp. 38.097.890,00

100%

APBD 2026 Pendapatan

Hasil Usaha desa wisata

Realisasi | Anggaran

Rp. 26.000.000,00 Rp. 26.000.000,00

100%

Dana Desa

Realisasi | Anggaran

Rp. 373.456.000,00 Rp. 373.456.000,00

100%

Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi

Realisasi | Anggaran

Rp. 85.489.000,00 Rp. 85.489.000,00

100%

Alokasi Dana desa wisata

Realisasi | Anggaran

Rp. 698.846.000,00 Rp. 698.846.000,00

100%

Bantuan Keuangan Provinsi

Realisasi | Anggaran

Rp. 119.700.000,00 Rp. 119.700.000,00

100%

Bunga Bank

Realisasi | Anggaran

Rp. 2.894.210,00 Rp. 2.894.210,00

100%

APBD 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan desa wisata

Realisasi | Anggaran

Rp. 980.484.101,00 Rp. 980.484.101,00

100%

Bidang Pelaksanaan Pembangunan desa wisata

Realisasi | Anggaran

Rp. 246.844.000,00 Rp. 246.844.000,00

100%

Bidang Pembinaan Kemasyarakatan desa wisata

Realisasi | Anggaran

Rp. 50.230.000,00 Rp. 50.230.000,00

100%

Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak desa wisata

Realisasi | Anggaran

Rp. 64.000.000,00 Rp. 64.000.000,00

100%
Pemerintah Desa

H. JAMILUDIN, S.IP

Kepala Desa

MANSYUR

Sekretaris

AHMAD SUJAI

Kaur Perencanaan

MUHAMMAD ZAKARIA

Kasi Pemerintahan

SYAMSUL HADI

Kaur Umum dan Tata Usaha

MUADI ABDILLAH

Kasi Kesejahtraan

SITI FAIZAH, S.E.Sy.

Kaur Keuangan

NISWATUL IZZAH, S.H

Kasi Pelayanan

SITI MUTAAH

Operator Desa

SALAMUN HADI

Staf Pembantu Desa

DEDI SARDI RUMANSYAH

Kepala Kewilayahan Kerangkeng Timur

MUHAMMAD SYAFRULLAH

Kepala Kewilayahan Kerangkeng Barat

AHMAD HASAN AZHARI

Kepala Kewilayahan Gubuk Baru

H. TONI SUSILAFUDIN, S.Pd

Kepala Kewilayahan Dasan Tawar

ZAMRONI HARIYADI

Kepala Kewilayahan Banyumulek Timur

SAMSUL HALID

Kepala Kewilayahan Mekarsari

MUHAMAD

Kepala Kewilayahan Karang Pande

MURSAN

Kepala Kewilayahan Pengodongan

MUHAMMAD

Kepala Kewilayahan Banyumulek Barat

AHMD SUJAI, S.M

Kepala Kewilayahan Muhajirin